Guyonan Kagama

kagama-belanda

Saya termasuk beruntung bisa berkumpul dengan keluarga Kagama di kota/negara yang berbeda. Pertama di Kagama Canberra yang konon yang paling aktif dibandingkan state lain di negeri Kangguru. Lalu Kagama Belanda menurut kabar burung, juga paling rutin dan ‘hits’ di Benua Eropa.

 

Tapi yang tidak berbeda dari keduanya adalah suasananya. Entah kenapa tiap berkumpul dan berinteraksi dengan lulusan santri padepokan Bulaksumur memberikan rasa nyaman. Tidak merasa ada kompetisi antar sesama yang sangat kental dan saling bantu. Gayeng, guyub, toto titi tentrem kerta raharja #lebay. Jika bercerita tentang apa yang sedang dikerjakan, hingga saat ini saya belum pernah merasakan bahwa mereka mencoba show-off. Meski, apa yang sedang mereka kerjakan itu penting, besar lagi berguna.

 

Yang khas lagi jika ketemuan adalah guyonan dan sentilan-sentilan yang alus. Bahkan, untuk kontestasi Pilkada Jakarta kali ini Kagama punya anekdotnya sendiri. “Siapapun yang menang dalam Pilkada Jakarta, yang menang pasti anak Kagama. Jika Anies Baswedan, jelas, dia lulusan FE UGM angkatan ’89. Nha, bilamana Bapak Basuki, beliau juga anak Kagama.” Lho, kok bisa? “Wa lha iya, Bapak Basuki kan lulusan kampus (jalan) Gadjah Mada (belok kiri).” Maaf yaa jika jayuz. Minimal saya berusaha 😀
#kagama #kulakan #jayuz

 

signature-pugo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s